Sedih! Ayah Ini Tak Bisa Kuburkan Bayinya yang Baru Meninggal, Kisahnya Bikin menyentuh hati

 



Sangat sulit rasanya menerima kehilangan. Ditinggal orang yang dikasihi tentu akan sangat menyakitkan. Seperti halnya kehilangan anak bayi yang baru lahir. Selama di dalam kandungan dengan hati-hati sang ibu menjaga hingga melahirkan. 


Namun karena takdir berkata lain. Sang bayi belum sempat merasakan dunia dan harus kembali lagi ke sisi-Nya. Seperti kisah yang diceritakan oleh netizen Facebook Abam Botak


Dalam unggahannya di Facebook, Abam menceritakan bahwa ada seorang keluarga di Sabah, Malaysia, yang baru saja kehilangan bayi. Bayi ini pun baru saja dilahirkan. Masih dalam keadaan sedih, saat sang ayah mengurus pemakaman bayinya tersebut ternyata mendapat sebuah penolakan pada pemakaman di sekitar tempat tinggalnya.




Penolakan ini pun tentu membuat hatinya sedih dan harus mencari pemakan lain, karena tak memiliki cukup dokumen dan uang. Kisah menyayat hati ini pun akhirnya menjadi viral dan mendapat 3,2 ribu like dan 2.6 ribu dibagikan oleh netizen.



Berikut kisah ayah tak bisa kuburkan bayinya yang baru meninggal yang Liputan6.com lansir dari Worldofbuzz


Tak memiliki dokumen dan uang yang cukup, ayah ini mendapat penolakan untuk kuburkan bayinya


Dalam sebuah curhatannya, Abam Botak, menceritakan bahwa ada seorang ayah yang baru saja kehilangan bayinya. Bayinya pun baru saja lahir.


Usai mengurus jenazah sang bayi, tentu sang ayah mengurus pemakaman dekat tempat tinggalnya. Namun karena tak memiliki cukup dokumen dan uang yang cukup, ayah ini pun mendapat penolakan dari pengelola pemakaman dekat tempat tinggalnya.


Bayinya yang baru saja lahir ini ditolak untuk dimakamkan, padahal jenazah bayi tentu hanya akan memakai tempat kecil di pemakaman. Usai mendapat penolakan, ayah ini pun mencari pemakaman lain yang mau menerima jenazah bayinya.


Usai tak dapat memakamnya bayinya di pemakaman dekat tempat tinggalnya, akhirnya ayah ini pun mendapat pemakaman di tempat lain. Hal ini pun karena kebaikan orang-orang yang


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel