Wow Cuma Modal KTP Dapat Transferan Rp 2,4 Juta Bantuan Pemerintah untuk Modal Usaha Segera Daftar Dibuka Sampai 2021


GRIDMOTOR.ID - Wow cuma modal KTP dapat transferan Rp 2,4 juta bantuan pemerintah untuk modal usaha.


Ada transferan Rp 2,4 juta bantuan pemerintah untuk modal usaha.


Nah, program bantuan itu diperpanjang sampai 2021.


Syarat daftarnya cuma KTP.

Segera daftar sebelum telat.  


Kabar bagus datang dari Teten Masduki Menteri Koperasi dan UKM. 


Katanya Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai ( BLT) tersebut diperpanjang hingga 2021.


"Jika perekonomian nasional pada kuartal I-2021 masih landai, maka bantuan ini kemungkinan besar akan diteruskan," ujar Teten dalam sambutannya melalui virtual pada pembukaan pelatihan bertema "KUKM Eksis dan Mampu Beradaptasi dalam Pandemi COVID-19 dan Era New Normal", Senin (7/9/2020).

Teten mengatakan, bantuan ini diberikan secara cuma-cuma alias hibah.


Tujuannya membantu para pelaku usaha mikro agar memiliki modal ketika membuka usahanya.


BLT ini diberikan kepada pengusaha mikro yang benar-benar memenuhi persyaratanlah yang akan mendapatkan bantuan ini.


Adapun kalau mau mendapatkan bantuan Rp 2,4 juta untuk UMKN ini syarat utamanya punya KTP sebagai WNI yang pasti memiliki NIK.

Paling penting sedang tidak menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan.

Sebagai pelaku usaha, bisa warung rokok atau bengkel juga bisa.


Bikin IUMK (Izin Usaha Mikro dan Kecil) pengantar dari RT/RW dan kelurahan kemudian diterbitkan kecamatan.


Pemilik IUMK disusulkan oleh UMKM kecamatan atau datang sendiri ke Dinas Koperasi Kabupaten atau Kotamadya.

Masyarakat yang mengajukan diri akan didata dan dicek satu per satu apakah benar-benar layak mendapatkan bantuan atau tidak.

Setelah itu, pemerintah akan mengirimkan dana sebesar Rp 2,4 juta ke masing-masing rekening.


"Jadi kami ingin mengajak kepada pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan pembiayaan modal kerja dan investasi dari perbankan untuk ikut aktif mendaftarkan diri melalui dinas koperasi terdekat," jelas Teten.


Paling penting lagi, pelaku usaha yang kepingin mendapatkan bantuan bukan anggota aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, ataupun pegawai BUMN/BUMD.

Jadi, kunci utamanya lebih baik datang dulu ke dinas koperasi Kabupaten untuk minta penjelasan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel