JADWAL PENCAIRAN BLT TAHAP 3: Cek Rekening Besok! Untuk Bank Swasta Termasuk BCA Tunggu Dulu Ya

 


TEBET, AYOJAKARTA.COM - Kementerian Ketenagakerjaan telah menerima 3,5 juta nomor rekening peserta penerima bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) tahap 3 dari BPJamsostek. Kira-kira kapan ya jadwal pencairan BLT tahap 3 itu sampai ke rekening calon penerima, termasuk rekening Bank BCA dan bank swasta lain? Menurut Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, sesuai petunjuk teknis (juknis) setelah menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan, sekarang disebut BPJamsostek, Kemnaker akan memverifikasi nomor rekening kembali selama empat hari. Nah, dari situ jadi bisa diperkirakan jadwal pencairan BLT tahap 3 ke rekening calon penerima termasuk rekening Bank BCA dan bank swasta lain. “Ya, kalau di juklak (petunjuk pelaksanaan) dan juknisnya (petunjuk teknis) kami ada waktu empat hari untuk melakukan checklist. Jadi, kalau dihitung 4 hari (sejak) kemarin berarti Jumat ya (ditransfer),” katanya kepada media, Rabu (9 September 2020). Ayojakarta menyarikan alur perjalanan sejak dari pendataan dari perusahaan tempat calon penerima BLT pekerja atau buruh formal bekerja sampai ke bantuan Rp1,2 juta sampai ke rekening penerima. Pertama: Perusahaan melalui bagian yang mengurus sumber daya manusia (SDM) mendata pekerja mereka yang terdaftar sebagai peserta aktif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, sekarang disebut BPJamsostek, dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan. Bagian SDM atau human resources development (HRD) perusahaah kemudian mengumpulkan nomor rekening para calon penerima. Kedua: Bagian HRD mengirimkan data nomor rekening para calon penerima BLT pekerja atau buruh foral yang bergaji di bawah Rp5 juta kepada BPJamsostek. Ketiga: Manajemen BPJS Ketenagakerjaan kemudian melakukan validasi terhadap rekening calon penerima BLT pekerja dan buruh formal tersebut. Validasi dilakukan dalam tiga tahap. Keempat: Setelah tiga tahapan validasi sudah diselesaikan BPJamsostek, data nomor rekening calon penerima BLT untuk pekerja dan buruh formal tersebut diserahkan manajemen BPJS Ketenagakerjaan kepada Kementerian Ketenagakerjaan. Kelima: Sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran BLT untuk pekerja dan buruh formal tersebut, Kemnaker memiliki kesempatan sampai empat hari untuk melalukan check list. Keenam: Selesai melakukan check list, dana nomor rekening calon penerima BLT pekerja atau buruh formal itu diserahkap ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Ketujuh: Kemudian, KPPN menyalurkan bantuan subsidi gaji atau upah (BSU)  atau BLT kepada bank penyalur yakni bank yang masuk menjadi anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara). Kedelapan: Bank Hambara lantas menyalurkan BSU atau BLT ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank HIMBARA, maupun rekening bank swasta lainnya. Semenjak Presiden Joko Widodo (Jokowi) merilis program BLT atau BSU untuk pekerja dan buruh formal pada 27 Agustus, banyak pertanyaan yang muncul terkait dengan penerima bantuan yang memiliki rekening bank swasta termasuk Bank BCA. Kemnaker sudah menjelaskan bahwa membutuhkan waktu untuk transfer antarbank bagi penerima dengan rekening bank swasta termasuk BCA. Akun Twitter Bank BCA, @HaloBCA pun menjelaskan hal yang senada, menjawab  pertanyaan netizen, Jumat (4 September). “Dengan senang hati kami bantu informasikan Ibu Alfinadinda. Jika yang dimaksud dana BLT mekanisme dropping dana Pemerintah akan dilakukan melalui Bank Himbara. Untuk rekening-rekening BCA yang digunakan nasabah dan terverifikasi oleh BPJS dan (1/3) ^Naomi” “Kementerian Tenaga Kerja, maka Himbara akan mengkreditkan dana BLT tersebut menggunakan jalur *SKNBI/ LLG Incoming* dalam beberapa kali upload data, sehingga pengkreditan ke rekening BCA *tidak terjadi secara bersamaan*. Mhn menunggu dan mengecek (2/3) ^Naomi” “mutasi secara berkala, karena BCA sebagai penerima dana yang bersifat pasif, hal tersebut tergantung dari pihak pengirim, ya. :) Tks (3/3) ^Naomi.” Demikian penjelasan dari @HaloBCA. Menurut penelusuran Ayojakarta, SKNBI adalah Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Sementara itu, kliring adalah pertukaran warkat atau data keuangan elektronik antar peserta kliring baik atas nama peserta maupun atas nama nasabah peserta yang perhitungannya diselesaikan dalam waktu tertentu. LLG sendiri adalah Lalu Lintas Giro yang menggunakan fasilitas kliring untuk transfer antara satu bank dengan lainnya.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel