Ashanty Ngamuk, Anang dari Bali Tiba-tiba Pergi ke Jakarta Berdua Asisten Cantiknya


Merdeka.com - Ashanty benar-benar tak bisa menahan emosinya kala Anang Hermansyah tiba-tiba saja bilang harus pergi ke Jakarta saat itu juga. Tak sendiri, Anang mengajak asisten cantiknya, Jessica. Tentu saja Ashanty marah besar apalagi Anang tak bicara mengenai tujuannya pergi ke Jakarta secara buru-buru itu.

Kini, Ashanty dan keluarga tengah menikmati liburannya di Bali. Saat itu, Ashanty sedang merapihkan barang-barangnya di kamar. Tiba-tiba saja Anang datang dan mengatakan bahwa dirinya harus pergi malam itu juga ke Jakarta karena ada urusan mendesak. Yang mengejutkan, Anang tak pergi sendiri.

Hal tersebut ada dalam video di saluran YouTube The Hermansyah A6 dengan tajuk 'Anang Pulang Jakarta, Tinggalkan Istri dan Anak' yang tayang pada Selasa (22/9). Momen ini adalah prank yang dirancang oleh Aurel untuk Ashanty. Aurel bekerjasama dengan Anang dan seluruh karyawannya yang ada di sana.


Rencana Ciamik Aurel

Aurel yang tengah mencari kegiatan itu mengajak Anang bekerjasama untuk mengerjai Ashanty. Aurel lalu mengutarakan rencana pranknya dan Anang setuju. Tanpa menunggu waktu lama, mereka langsung mengeksekusi rencana itu. Anang bergegas ke kamar, tempat di mana Ashanty tengah sibuk beres-beres.


"Pih, kan kita lagi gak ngapa-ngapain nih. Gimana kalau kita prank Bunda aja yuk? Prank ceritanya Pipih harus pulang karena Pipih banyak kerjaan di Jakarta, tapi pulangnya harus sekarang," kata Aurel.


"Gak bisa kalau sekarang gak ada tiketnya. Gak masuk akal," jawab Anang.


"Ya udah besok deh. Biar Bunda marah lagi Pipih bilang harus siap-siap," papar Aurel.


"Loh gini berarti harus sekarang, ya aku harus ngejar pesawat nih," kata Anang.


"Ya udah gitu aja Pih. Bikin Bunda bete," kata Aurel setuju.

Aksi Prank Dimulai

Anang langsung menghampiri Ashanty. Tanpa basa-basi, Anang mengatakan bahwa dirinya harus segera pergi ke Jakarta karena ada urusan mendesak. Namun, ia tak memberitahu Ashanty mengenai urusan yang harus diselesaikannya di Jakarta itu. Ashanty pun kesal dan penasaran.


"Kayaknya aku harus pulang malam ini," kata Anang.


"Malam ini? Kenapa?," tanya Ashanty bingung.


"Ada yang gak bisa diwakili, aku harus ke Jakarta. Mumpung bisa, kalau aku ditunda lagi besok bisa kacau balau di sana, harus malam ini aku. Tadi ditelepon barusan," jelas Anang.


"Ah jangan macem-macem ah. Enggak-enggak, besok aja. Ya udah urusannya apa aku mau tahu," papar Ashanty.


"Ya udah nanti diberesin dulu. Nanti aku jelasin setelah aku sampai sana, selesai baru dijelasin. Kamu selalu mau tahu aja," jelas Anang.

Ashanty Ngamuk

Anang yang enggan menjelaskan tentang urusannya itu membuat Ashanty kesal. Mereka pun terlibat keributan kecil dengan beradu argumen. Anang ngotot harus pergi saat itu juga ke Jakarta, namun Ashanty tak memberi izin. Hingga akhirnya Anang tak menghiraukan omongan Ashanty dan pergi begitu saja.


"Mas ini kopernya udah disiapin ya sama aku," kata Jessica, asisten Anang yang tiba-tiba saja masuk ke kamar kala Ashanty dan Anang sedang beradu argumen.


"Apaan sih? Lah kok ngomongnya sama Jessica bukan sama aku?," papar Ashanty kesal.


"Ya dia yang paling cepet, kamu kan ribet urusan ini," jawab Anang membuat emosi semakin marah.


"Ya udah terserah kamu aja, kamu atur hidup kamu aja," Ashanty ngamuk.


Anang dengan Asisten Cantik

Tak menghiraukan omongan Ashanty, Anang langsung pergi begitu saja. Ashanty pun berusaha untuk mencari Anang dan mengetahui kebenaran tentang Anang yang tiba-tiba pergi. Namun, emosi Ashanty semakin memuncak kala mengetahui Anang pergi berdua dengan Jessica ke Jakarta.


"Gak percaya dikasih tahu, satu kopernya berdua. Jessica gak bawa koper tadi ke bawah, kan aku ikut nganterin ke bawah," kata Aurel berusaha memancing emosi Ashanty.


"Kok gak ada orang sih? Beneran pergi? Enggak, mau ke mana? Ambil Hp ku tolong. Mungkin Jessica nemenin tapi masa sekoper berdua, aneh banget," kata Ashanty yang semakin emosi.


Ashanty pun berkali-kali mencoba menelepon Anang dan Jessica, namun tak ada satu pun yang mengangkat teleponnya. Ashanty mengaku pusing dan sudah malas dengan kelakuan Anang. Ia memilih untuk tak peduli.



Prank Dibongkar

Rupanya, aksi prank ini berlangsung hingga keesokan harinya. Anang benar-benar pergi dan tak kembali ke rumah mereka di Bali. Namun, saat Ashanty dan keluarga sedang asyik ngevlog di sebuah vila, ia mendapati Anang tengah duduk santai. Di sana juga ada Jessica duduk di kursi berbeda.


"Apaan sih? Gak lucu!," kata Ashanty kesal.


"It's a prank," papar Anang namun Ashanty benar-benar masih kesal.


"Jangan suka ngeprank orang, kalau diprank nah rasanya gimana," papar Anang.


"Cari prank yang lain jangan gitu. Males ah, gak lucu. Jangan kayak gitu semalem aku nelepon orang-orang," papar Ashanty.


"Kan udah dikasih tahu semua kalau ini prank," imbuh Anang.




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel